Manokwari, Beritago.com – Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani, menyoroti rendahnya tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) saat memimpin Apel Gabungan Pemerintah Provinsi Papua Barat yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Arfai, Senin (8/6/2026).
Apel gabungan yang dipimpin oleh Biro Hukum Setda Papua Barat tersebut menjadi momentum bagi Wakil Gubernur untuk menegaskan pentingnya disiplin dan tanggung jawab ASN sebagai pelayan masyarakat.

Dalam amanatnya, Lakotani menyampaikan dua poin utama, yakni peningkatan disiplin kehadiran pegawai serta kesiapan Papua Barat sebagai tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026.
Pada poin pertama, Lakotani kembali mengingatkan seluruh ASN agar mematuhi kewajiban mengikuti apel gabungan setiap hari Senin. Saat melakukan pemeriksaan langsung terhadap barisan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ia menemukan tingkat kehadiran pegawai yang dinilai masih jauh dari harapan.
Menurutnya, dari puluhan pegawai yang tercatat pada setiap OPD, hanya sebagian kecil yang hadir dalam apel tersebut. Bahkan, sejumlah pimpinan OPD beserta pejabat eselon III dan IV juga tidak tampak mengikuti kegiatan.
“Dari puluhan pegawai pada setiap OPD yang hadir saat ini hanya satu hingga empat orang. Yang lainnya ke mana? Bahkan ada pimpinan OPD dan pejabat eselon III maupun IV yang tidak hadir,” tegas Lakotani.
Ia menekankan bahwa ASN merupakan abdi negara sekaligus pelayan masyarakat yang harus memberikan contoh dalam hal kedisiplinan dan ketertiban. Menurutnya, pelayanan publik yang baik tidak akan tercapai apabila aparatur pemerintah sendiri belum mampu menunjukkan sikap disiplin.
“Di bawah pemerintah provinsi ada pemerintah kabupaten, kemudian kecamatan hingga ke tingkat masyarakat. Bagaimana kita dapat melayani dengan baik jika kita sendiri belum bisa menjadi teladan. Untuk itu, kita akan mencari formula yang tepat guna mengatasi kondisi seperti ini,” ujarnya.
Selain menyoroti disiplin ASN, Wakil Gubernur juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk mempersiapkan diri menyambut pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV yang akan digelar di Manokwari dalam waktu dekat.
Lakotani mengatakan bahwa seluruh perangkat daerah harus bersinergi dalam membenahi dan mempercantik wajah Kota Manokwari sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional yang akan dihadiri kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia.
“Kita akan bekerja bersama-sama membersihkan dan menata Kota Manokwari agar siap menyambut para peserta Pesparawi dari seluruh Indonesia,” katanya.
Ia juga meminta para kepala OPD untuk menunda kebijakan-kebijakan yang berpotensi menimbulkan gejolak di tengah masyarakat menjelang pelaksanaan event nasional tersebut.
“Saya berharap seluruh pegawai dan staf turut mengambil bagian dalam menyukseskan Pesparawi. Jika ada kebijakan-kebijakan tertentu dari kepala dinas, sebaiknya ditunda terlebih dahulu agar tidak menimbulkan riak-riak di masyarakat yang dapat mengganggu pelaksanaan event nasional ini. Ini adalah kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Papua Barat,” tandasnya.
Melalui amanat tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Barat berharap disiplin ASN dapat semakin meningkat sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menyukseskan Pesparawi Nasional XIV sebagai ajang yang membawa nama baik Papua Barat di tingkat nasional.[ars]









Comment