Manokwari, Beritago.com — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih terasa di Kabupaten Manokwari. Polda Papua Barat bersama Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat menggelar turnamen domino dan ludo yang berlangsung selama dua hari di Coffee Master, Jalan Trikora Rendani, Manokwari, Papua Barat.

Terlihat ratusan peserta sedang melakukan registrasi pada lomba Domino dan Ludo,Sabtu(22/8/26).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam memeriahkan HUT RI ke-81, meski pelaksanaannya digelar setelah rangkaian kegiatan utama 17 Agustus berakhir.
Ketua Panitia, Aswadi, S.I.K., mengatakan pelaksanaan turnamen dilakukan setelah 17 Agustus karena banyaknya agenda peringatan kemerdekaan yang berlangsung di Manokwari.
“Karena banyak kegiatan yang diselenggarakan, kami mengadakan kegiatan ini setelah 17 Agustus. Namun, maknanya tetap untuk menyemarakkan dan memperingati HUT RI ke-81,” kata Aswadi kepada wartawan di lokasi lomba, Sabtu (22/8/2026).
Menurutnya, antusiasme masyarakat mengikuti turnamen tersebut di luar perkiraan panitia. Peserta tidak hanya berasal dari kalangan pria, tetapi juga perempuan yang turut ambil bagian dalam perlombaan.
“Untuk peserta domino ada 256 pasang, sedangkan lomba ludo diikuti sebanyak 256 orang,” jelasnya.
Aswadi mengaku panitia semula memperkirakan kegiatan tersebut hanya akan berlangsung seperti perlombaan pada umumnya. Namun, jumlah peserta dan masyarakat yang hadir justru membludak.
“Kami tidak menyangka antusias masyarakat sangat banyak, di luar perkiraan kami. Kami menyangka ini hanya sekadar perlombaan pada umumnya, ternyata membludak. Baik pria maupun wanita ikut berlomba bersama,” ujarnya.
Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan olahraga rekreatif seperti domino dan ludo dapat menjadi ruang positif untuk mempererat kebersamaan sekaligus membangun semangat persaudaraan di tengah masyarakat.
Selain memperebutkan hadiah dengan total nilai Rp20 juta, seluruh peserta juga mendapatkan hadiah tambahan berupa beras sebanyak 5 kilogram, baik peserta yang menang maupun yang kalah.
Bantuan beras tersebut merupakan dukungan dari Polda Papua Barat melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) dan Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas).
“Selain mendapatkan hadiah total Rp20 juta, setiap peserta, baik menang maupun kalah, mendapatkan tambahan satu karung beras 5 kilogram,” ungkap Aswadi.
Lebih dari sekadar memeriahkan HUT RI, turnamen tersebut juga diarahkan untuk menjaring bibit-bibit pemain domino potensial yang nantinya dapat dibina menjadi atlet PORDI Papua Barat.
Aswadi yang juga Wakil Ketua PORDI Papua Barat mengatakan olahraga domino kini semakin berkembang dan kegiatan PORDI telah berlangsung di berbagai daerah.
“Kami ingin menjaring bibit-bibit pemain domino untuk dibina menjadi atlet PORDI. Kami melihat di daerah mana pun kegiatan PORDI tetap berlangsung,” katanya.
Ia menambahkan, PORDI Papua Barat sebelumnya telah mengirimkan dua atlet untuk mengikuti kompetisi di Makassar, Sulawesi Selatan, sekitar dua bulan lalu.
Menurutnya, keberadaan turnamen di tingkat daerah diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan berkelanjutan sehingga Papua Barat tidak hanya menjadi peserta, tetapi mampu melahirkan atlet domino yang dapat bersaing pada level yang lebih tinggi.[ars]









Comment