Fakfak, Beritago.com – Ketika musim kemarau mulai mengurangi ketersediaan air bersih, langkah cepat dilakukan Kodim 1803/Fakfak. TNI menyalurkan 10.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di Kampung Sisir dan Kampung Sosar, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, beberapa waktu lalu.
Bantuan tersebut menyasar 245 kepala keluarga atau 815 jiwa. Rinciannya, sebanyak 156 KK atau 499 jiwa berada di Kampung Sisir, sementara 89 KK atau 316 jiwa lainnya berada di Kampung Sosar.
Air bersih yang didistribusikan berasal dari Kali Air Besar, Distrik Kokas, yang berjarak sekitar 17 kilometer dari lokasi warga. Untuk mencapai sumber air hingga ke wilayah sasaran, personel harus menempuh perjalanan sekitar 1 jam 20 menit.
Dalam satu kali perjalanan, seluruh bantuan air berhasil disalurkan kepada masyarakat. Distribusi menggunakan dua kendaraan berkapasitas masing-masing 5.000 liter, yakni Truk Damkar Kodim 1803/Fakfak dan Truk Tangki Air BPBD Kabupaten Fakfak.
Operasi kemanusiaan tersebut melibatkan 29 personel gabungan. Mereka terdiri dari tujuh personel Kodim 1803/Fakfak, tujuh personel Koramil 01/Kota, tujuh personel Koramil 02/Kokas, empat personel Polres Fakfak dan empat personel BPBD Kabupaten Fakfak.
Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., mengatakan pihaknya akan terus memantau kondisi masyarakat, khususnya wilayah yang mengalami keterbatasan air bersih akibat musim kemarau.
Komitmen tersebut, kata dia, merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga tetap mendapat perhatian ketika kondisi lingkungan menghadirkan kesulitan.
“Kami akan terus memantau kondisi warga dan memberikan bantuan sesuai kemampuan serta kebutuhan di lapangan,” tegasnya.
Penyaluran air bersih ini bukan kali pertama dilakukan Kodim 1803/Fakfak. Sebelumnya, jajaran Kodim juga telah mendistribusikan air bersih ke sejumlah titik di Distrik Pariwari dan Wartutin.
Kehadiran personel TNI bersama unsur kepolisian dan BPBD di tengah kondisi tersebut menunjukkan bahwa penanganan persoalan air bersih tidak hanya menjadi urusan penyediaan fasilitas, tetapi juga membutuhkan respons cepat ketika masyarakat menghadapi keterbatasan sumber air.
Bagi ratusan keluarga di Sisir dan Sosar, 10.000 liter air yang tiba di tengah musim kemarau menjadi bantuan nyata untuk menopang kebutuhan sehari-hari sekaligus menegaskan satu hal: di saat sumber air mulai sulit ditemukan, kepedulian tidak boleh ikut mengering.









Comment