Manokwari, Beritago.com — Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI) Papua Barat resmi dilantik oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) POBSI, Achmad Fadil Nasution, mewakili Ketua Umum PB POBSI, Hary Tanoesoedibjo, di Kafe Resto Yenbeba, Pasir Putih, Manokwari, Sabtu(24/10/26).
Pelantikan tersebut menandai dimulainya tanggung jawab kepengurusan POBSI Papua Barat di bawah kepemimpinan Lamek Dowansiba untuk memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong prestasi olahraga biliar Papua Barat agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat, Jhony Saiba, yang mewakili Gubernur Papua Barat, Ketua Harian KONI Papua Barat Wendy Andrian Christian Ratag, Anggota DPR Papua Barat Aloysius Siep, Anggota DPRK Manokwari Norman Tambunan, Staf Ahli Bupati Manokwari Jefri Sahuburua, serta sejumlah pimpinan cabang olahraga di Papua Barat.
Dalam sambutannya, Sekjen PB POBSI Achmad Fadil Nasution menyampaikan ucapan selamat dan sukses dari Ketua Umum PB POBSI kepada Lamek Dowansiba beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik.
Ia menegaskan, pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab untuk membangun pembinaan biliar yang terarah dan berkelanjutan.
Menurut Achmad, Papua Barat memiliki potensi untuk melahirkan atlet biliar berprestasi. Karena itu, kepemimpinan organisasi yang didukung kemampuan manajerial, komitmen pembinaan, serta kerja sama lintas sektor diharapkan mampu mengembangkan potensi tersebut menjadi prestasi nyata.
“Harapan Ketua Umum, semoga ke depan olahraga biliar Papua Barat dapat menorehkan prestasi di tingkat nasional,” ujarnya.
Achmad juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah, KONI, DPR Papua Barat, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga. Sinergi antarlembaga dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat pembinaan atlet, menyediakan fasilitas latihan, serta mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kompetisi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga biliar di daerah, PB POBSI turut membuka kesempatan bagi pengurus provinsi untuk memanfaatkan fasilitas pelatihan nasional yang berada di Kebun Sirih, Jakarta.
Fasilitas tersebut dilengkapi 14 meja pool, dua meja snooker, dan dua meja karambol. Pengurus provinsi yang membutuhkan fasilitas itu dapat mengajukan permohonan kepada Ketua Umum PB POBSI.
Selain fasilitas latihan, Achmad menyatakan PB POBSI siap mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk pelatih, wasit, dan atlet, guna memperkuat kualitas pembinaan olahraga biliar di daerah.
“Kami siap memberikan dukungan apabila dibutuhkan, baik untuk peningkatan kualitas pelatih, wasit maupun atlet,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat, Jhony Saiba, menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus POBSI Papua Barat. Mewakili Gubernur Papua Barat, ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan program pembinaan secara konsisten dan berkontribusi terhadap peningkatan prestasi olahraga daerah.
Jhony menegaskan, pemerintah daerah mendukung pengembangan cabang-cabang olahraga melalui koordinasi bersama KONI Papua Barat, termasuk dalam persiapan menghadapi tahapan kualifikasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).
Ia menyebut persiapan tersebut berkaitan dengan agenda Pra-PON pada 2027 dan penyelenggaraan PON 2028 yang, sebagaimana disampaikan dalam sambutannya, direncanakan berlangsung di Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Jakarta.
Di sisi lain, Ketua Pengprov POBSI Papua Barat, Lamek Dowansiba, menyampaikan terima kasih kepada Sekjen PB POBSI Achmad Fadil Nasution beserta Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan (OKK) yang telah hadir dan melaksanakan pelantikan.
Lamek juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Papua Barat dan KONI Papua Barat sehingga pelantikan tersebut dapat terlaksana.
Ia berharap dukungan itu terus berlanjut melalui kolaborasi antara pemerintah, KONI, pengurus cabang olahraga, dan seluruh pihak terkait. Menurutnya, kerja sama yang kuat diperlukan agar pembinaan atlet biliar dapat berjalan lebih optimal dan memberikan kontribusi bagi kemajuan olahraga Papua Barat.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, POBSI Papua Barat diharapkan mampu memperkuat fondasi pembinaan, meningkatkan kualitas atlet, serta membuka peluang bagi atlet daerah untuk tampil dan meraih prestasi pada kompetisi tingkat nasional.[ars]









Comment