Manokwari, Beritago.com — Menghadapi meningkatnya potensi kebakaran di tengah kondisi kemarau, jajaran Kodam XVIII/Kasuari memperkuat kesiapsiagaan masyarakat melalui edukasi dan penyuluhan penanganan kebakaran serta kebakaran lahan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak oleh satuan Kodim jajaran Kodam XVIII/Kasuari, masing-masing Kodim 1801/Manokwari, Kodim 1802/Sorong, Kodim 1803/Fakfak, dan Kodim 1811/Teluk Wondama, di wilayah masing-masing,Kamis(27/8/26).
Penyuluhan ini menjadi langkah preventif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai cara mencegah terjadinya kebakaran, mengenali kondisi yang berpotensi memicu api, hingga mengambil tindakan awal ketika kebakaran terjadi.
Masyarakat juga dibekali pemahaman mengenai penanganan kebakaran secara tepat dan aman. Edukasi tersebut dinilai penting agar masyarakat tidak hanya mengetahui bahaya kebakaran, tetapi juga mampu merespons secara cepat dan tidak melakukan tindakan yang justru dapat memperbesar risiko.
Terlebih, kondisi kemarau panjang dapat membuat lingkungan menjadi lebih rentan terhadap kebakaran. Karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menekan potensi meluasnya kebakaran.
Melalui kegiatan tersebut, Kodam XVIII/Kasuari juga memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun sistem kesiapsiagaan di tingkat lingkungan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan kesadaran bersama bahwa penanganan kebakaran bukan semata-mata tugas aparat, melainkan membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat.
Dengan pengetahuan yang memadai, kewaspadaan yang lebih tinggi, serta koordinasi yang baik, potensi kebakaran dapat ditekan dan setiap kejadian dapat ditangani lebih cepat, tepat, dan terarah.
Langkah edukatif yang dilakukan jajaran Kodam XVIII/Kasuari ini sekaligus menegaskan bahwa pencegahan tetap menjadi benteng pertama dalam menghadapi ancaman kebakaran.[rls]









Comment