Uncategorized
Home / Uncategorized / Jelang Musorprovlub, Parjal Tekankan Persatuan Cabor dan Ketua Terpilih Harus Rangkul Semua Cabor

Jelang Musorprovlub, Parjal Tekankan Persatuan Cabor dan Ketua Terpilih Harus Rangkul Semua Cabor

Manokwari,Beritago.com – Organisasi masyarakat Ksatria Parlemen Jalanan Papua Barat mengimbau masyarakat, pemuda, aktivis serta organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Papua Barat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan menyukseskan pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Papua Barat.

Panglima Ormas Ksatria Parlemen Jalanan Papua Barat, Ronald Mambieuw, mengatakan momentum Musorprovlub hendaknya tidak dipandang sebagai ajang untuk mempertajam perbedaan, melainkan sebagai proses organisasi untuk menentukan kepemimpinan KONI Papua Barat ke depan.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memberikan ruang kepada cabang olahraga (cabor) dan peserta Musorprovlub untuk menjalankan proses pemilihan secara tertib, demokratis dan sesuai mekanisme organisasi.

“Kami mengimbau masyarakat, pemuda, para aktivis dan seluruh Ormas di Papua Barat untuk turut menyukseskan Musorprovlub KONI Papua Barat. Mari kita jaga keamanan, ketertiban dan suasana persaudaraan selama proses berlangsung,” kata Ronald.

Menurutnya, perbedaan pilihan dalam proses pemilihan merupakan bagian yang wajar dalam organisasi. Namun, setelah proses pemilihan selesai, seluruh pihak harus kembali bersatu untuk membangun olahraga Papua Barat.

Polda Papua Barat dan Akpol Bahas Tantangan Tugas Perwira Muda

Ronald menegaskan, siapa pun yang nantinya mendapatkan kepercayaan memimpin KONI Papua Barat harus mampu merangkul seluruh cabang olahraga tanpa membedakan latar belakang dukungan dalam proses pemilihan.

“Siapa pun yang terpilih, rangkul semua cabor dan jadikan KONI sebagai laboratorium pembinaan atlet di Papua Barat. Olahraga itu sportivitas yang harus diutamakan. Karena itu, siapa pun yang terpilih harus saling mendukung dan saling melengkapi dalam menyukseskan olahraga di Papua Barat,” tegasnya.

Ronald mengatakan, kepentingan utama KONI bukan terletak pada siapa yang menang dalam proses pemilihan, tetapi bagaimana kepengurusan yang terbentuk mampu membangun sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Menurutnya, seluruh cabang olahraga memiliki peran penting dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Papua Barat di tingkat nasional maupun internasional. Karena itu, dinamika politik organisasi selama Musorprovlub diharapkan tidak terbawa ke dalam proses pembinaan atlet.

“Jangan sampai setelah pemilihan masih ada kelompok-kelompok yang merasa berbeda karena pilihan politik organisasi. Begitu Musorprovlub selesai, mari kita kembali menjadi satu keluarga besar olahraga Papua Barat,” ujarnya.

JKN 98,6 Persen, BPJS Perkuat Mutu Layanan

Ia juga mengajak figur yang nantinya terpilih sebagai Ketua Umum KONI Papua Barat untuk membuka ruang komunikasi dengan seluruh pihak, termasuk cabor yang sebelumnya tidak berada dalam barisan pendukungnya.

“Kemenangan dalam Musorprovlub bukan akhir, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ketua terpilih harus menjadi milik semua cabor, semua atlet dan seluruh insan olahraga Papua Barat,” kata Ronald.

Lebih lanjut, Ronald berharap KONI Papua Barat dapat menjadi rumah bersama bagi seluruh cabang olahraga dan atlet, dengan mengedepankan sportivitas, profesionalisme, transparansi serta pembinaan yang berkelanjutan.

Ia menilai potensi atlet Papua Barat sangat besar dan membutuhkan sistem pembinaan yang konsisten, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi.

“Kalau kita ingin melihat prestasi olahraga Papua Barat meningkat, maka energi kita harus diarahkan untuk pembinaan atlet. Jangan habiskan energi untuk perbedaan setelah pemilihan,” tuturnya.

APBD Perubahan 2026 Dikebut, Gubernur Ingatkan Batas September

Ronald kembali mengajak masyarakat untuk menjaga situasi Manokwari tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan Musorprovlub.

“Mari kita sukseskan Musorprovlub dengan damai. Pilihan boleh berbeda, tetapi tujuan kita sama, yaitu memajukan olahraga dan melahirkan atlet-atlet Papua Barat yang berprestasi,” pungkasnya.

Musprovlub KONI Papua Barat dijadwalkan berlangsung di Manokwari pada Kamis (17/9/2026) dihadiri oleh Cabor – cabor dan pimpinan KONI dari 7 Kabupaten di Papua Barat. Musprovlub tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum KONI Pusat dan Jajaran.

Dari hasil penjaringan dan penyaringan terdapat dua kandidat yang bakal bertarung memperebutkan Ketua KONI Papua Barat, yakni Mohammad Lakotani yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Papua Barat dan Yosias Saroy, mantan Bupati Pegunungan Arfak dua periode. (red/**).

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUT RI – 81th

HUT RI-81th

Inspektorat Daerah Papua Barat

Populer Minggu ini

Pilihan Berita Terbaik

Ucapan

Banner Hari Lahir Pancasila

Kebangkitan Nasional

Banner

× Advertisement
× Advertisement