Raja Ampat,Beritago.com – Kunjungan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, ke Kabupaten Raja Ampat dimanfaatkan sebagai momentum menyuarakan aspirasi masyarakat adat. Anggota DPD RI Dapil Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor, meminta pemerintah pusat membangun 100 unit rumah layak huni bagi warga setempat.
Permintaan tersebut disampaikan bertepatan dengan kunjungan kerja Wapres di wilayah itu, Rabu (22/4/2026). Senator yang akrab disapa PFM itu menegaskan bahwa kebutuhan perumahan layak masih menjadi persoalan mendasar bagi masyarakat adat di daerah kepulauan tersebut.
“Hari ini Wapres ke Raja Ampat. Saya minta Pak Wapres tolong berikan kado 100 unit rumah untuk masyarakat adat. Tanah seluas 6 hektare di Kota Waisai sudah disiapkan oleh keluarga Mayor,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Tanah 6 Hektare Disiapkan
PFM menjelaskan, lahan seluas 6 hektare yang telah diserahkan merupakan bentuk dukungan nyata masyarakat adat terhadap program pembangunan pemerintah. Lokasi tersebut direncanakan menjadi kawasan pembangunan perumahan bagi warga yang membutuhkan.
Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat adat dan pemerintah menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah terpencil seperti Raja Ampat.
Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Lebih lanjut, PFM menilai pembangunan 100 unit rumah ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol perhatian negara terhadap kebutuhan dasar masyarakat Papua Barat Daya.
Ia menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah terpencil, harus menjadi prioritas utama pemerintah pusat. Program perumahan dinilai mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Ini bukan hanya soal rumah, tetapi bagaimana negara hadir dan menjawab kebutuhan riil masyarakat adat,” tegasnya.
PFM berharap, usulan tersebut dapat segera direalisasikan sebagai bagian dari komitmen pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Tanah Papua.[*]










Comment