Business Ekonomi
Home / Ekonomi / Papua Barat Bidik Pasar Tiongkok, Perkuat Jalur Ekspor Seafood dari Shanghai

Papua Barat Bidik Pasar Tiongkok, Perkuat Jalur Ekspor Seafood dari Shanghai

Delegasi Pemerintah Provinsi Papua Barat berfoto bersama jajaran KJRI dan ITPC Shanghai usai pertemuan strategis di Shanghai, Tiongkok, Minggu (31/5). Pertemuan difokuskan pada pengembangan ekspor produk unggulan Papua Barat, khususnya sektor perikanan dan seafood, serta penguatan kemitraan ekonomi dengan Tiongkok. Foto[ist]

Shanghai, Tiongkok, Beritago.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat terus memperkuat diplomasi ekonomi internasional sebagai langkah strategis membuka akses pasar global bagi produk unggulan daerah. Melalui rangkaian kunjungan kerja di Tiongkok, Papua Barat menegaskan komitmennya membangun kemitraan ekonomi yang konkret untuk mendorong ekspor, investasi, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Komitmen tersebut ditandai melalui pertemuan strategis antara Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, didampingi Penasehat Khusus Gubernur Papua Barat Bidang Hubungan Luar Negeri dan Investasi Asing, Tony Aditya Herdianto, dengan Konsul Jenderal Republik Indonesia di Shanghai, Berlianto Situngkir, serta Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai, Yudha Halim, Minggu (31/5), di Shanghai.

Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani didampingi Penasehat Khusus Gubernur Papua Barat Tony Aditya Herdianto melakukan pertemuan dengan Konsul Jenderal RI di Shanghai Berlianto Situngkir dan Kepala ITPC Shanghai Yudha Halim, Minggu (31/5). Pertemuan membahas penguatan akses pasar, promosi ekspor, dan peluang kerja sama perdagangan antara Papua Barat dan Tiongkok. Foto[ist]

Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari berbagai agenda ekonomi yang telah dijalankan Papua Barat selama sepekan terakhir di Provinsi Anhui, termasuk partisipasi aktif dalam Forum Kerja Sama Pemerintah Daerah Negara-Negara RCEP di Wuhu dan Huangshan.

Dalam diskusi tersebut, delegasi Papua Barat memaparkan hasil forum RCEP sekaligus membahas langkah-langkah konkret untuk memperluas akses ekspor ke pasar Tiongkok, khususnya pada sektor perikanan dan hasil laut yang selama ini menjadi salah satu kekuatan ekonomi utama Papua Barat.

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, menegaskan bahwa hubungan ekonomi antara Papua Barat dan Tiongkok harus diarahkan pada kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui peningkatan perdagangan dan penciptaan lapangan kerja.

Resnarkoba dan Teamsus Polresta Manokwari Ringkus Pengedar Sabu di KM Sinabung

“Papua Barat memiliki sumber daya kelautan yang besar dengan kualitas unggul. Tantangan kita saat ini adalah memastikan potensi tersebut dapat terhubung langsung dengan pasar internasional, termasuk Tiongkok yang merupakan salah satu konsumen seafood terbesar di dunia. Karena itu, dukungan KJRI dan ITPC Shanghai sangat penting dalam membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha Papua Barat,” ujar Lakotani.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis disepakati untuk segera ditindaklanjuti bersama.
Fokus pertama adalah memperkuat akses pasar produk perikanan Papua Barat ke Tiongkok, khususnya untuk komoditas unggulan seperti tuna, kerapu, kepiting, lobster, dan teripang yang memiliki permintaan tinggi di pasar internasional.

Selanjutnya, ITPC Shanghai akan membantu memperluas koneksi bisnis dengan menghubungkan calon eksportir Papua Barat kepada importir, distributor, pelaku cold-chain logistics, hingga jaringan pasar grosir seafood di Tiongkok melalui skema business matching dan promosi dagang.

Selain itu, KJRI Shanghai bersama ITPC akan memberikan dukungan diplomasi perdagangan untuk mempercepat penetrasi produk Papua Barat melalui fasilitasi partisipasi dalam berbagai pameran internasional sektor perikanan dan seafood.

Salah satu peluang besar yang tengah disiapkan adalah partisipasi Papua Barat pada China Fisheries & Seafood Expo di Qingdao pada 29–31 Oktober 2026, yang merupakan pameran seafood terbesar di Asia, serta Fuzhou International Fisheries Expo yang menjadi ajang pertemuan strategis antara eksportir dan buyer global.

Napi Kabur dari Lapas Jayapura Ditangkap di Manokwari

Penasehat Khusus Gubernur Papua Barat Bidang Hubungan Luar Negeri dan Investasi Asing, Tony Aditya Herdianto, menegaskan bahwa penguatan rantai pasok perikanan terintegrasi menjadi bagian penting dari visi besar Papua Barat sebagai pusat ekspor seafood Indonesia di kawasan Asia Timur.

“Yang sedang kami bangun bukan sekadar ekspor komoditas, tetapi sebuah ekosistem perdagangan yang menghubungkan nelayan, industri pengolahan, fasilitas cold storage, sistem logistik, hingga pembeli internasional secara berkelanjutan. Dukungan KJRI dan ITPC Shanghai akan menjadi katalis penting dalam membuka jejaring buyer dan investor yang dibutuhkan Papua Barat,” jelas Tony.

Pertemuan tersebut juga membahas berbagai aspek teknis perdagangan internasional, mulai dari prosedur karantina, standar ekspor ke Tiongkok, hingga strategi peningkatan kapasitas eksportir daerah agar mampu memenuhi standar pasar global.

Delegasi Papua Barat juga menerima masukan terkait penguatan kemitraan dengan pelaku usaha yang telah memiliki rekam jejak ekspor konsisten, sekaligus peluang mendorong perusahaan-perusahaan berorientasi ekspor di Papua Barat memperoleh pengakuan melalui program penghargaan nasional bidang ekspor yang akan digelar pemerintah pusat pada Oktober mendatang.

Pertemuan di Shanghai ini menegaskan arah baru diplomasi ekonomi Papua Barat yang semakin aktif membangun kemitraan strategis dengan berbagai institusi di Tiongkok.

Transaksi Motor Curian Digagalkan, TEKAB Ringkus Pelaku

Setelah sukses menjalankan agenda di Anhui dan forum RCEP, Papua Barat kini mempertegas langkah menuju penguatan kerja sama ekonomi yang lebih luas, mencakup sektor perdagangan, investasi, industri maritim, pengolahan hasil perikanan, energi, hingga pembangunan infrastruktur.

Melalui sinergi erat antara Pemerintah Provinsi Papua Barat, KJRI Shanghai, dan ITPC Shanghai, diharapkan semakin banyak produk unggulan Papua Barat mampu menembus pasar internasional dan memperkuat posisi Papua Barat sebagai gerbang ekonomi Indonesia di kawasan Pasifik.[**]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Waisak

Banner

Populer Minggu ini

Pilihan Berita Terbaik

Idul Adha

Ucapan

Banner Promosi

Kebangkitan Nasional

Banner

× Advertisement
× Advertisement