Manokwari, Beritago.com – Kontingen Kalimantan Tengah (Kalteng) tampil dengan kekuatan penuh pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari. Sebanyak 309 peserta diterjunkan untuk mengikuti seluruh 12 kategori lomba dengan target mempertahankan prestasi gemilang yang diraih pada penyelenggaraan sebelumnya.
Ketua LPPD Kalimantan Tengah, Dr. Guntur Telajan, S.H., M.Pd, mengatakan pihaknya optimistis mampu kembali membawa pulang medali emas seperti pada Pesparawi Nasional XIII di Yogyakarta tahun 2022.
“Pada Pesparawi XIII tahun 2022 di Yogyakarta, Kalimantan Tengah berhasil meraih 7 medali emas dan 5 medali perak. Tahun ini kami optimistis dapat mengulang bahkan mempertahankan prestasi tersebut untuk dipersembahkan kepada masyarakat Kalimantan Tengah,” ujarnya saat ditemui di Hotel Aries, Manokwari, Jumat (26/6).
Menurut Guntur, keberanian memasang target tinggi didukung oleh persiapan yang matang. Seluruh peserta telah menjalani pembinaan dan latihan intensif selama tiga tahun sebelum tampil di ajang nasional tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Gubernur H. Agustiar Sabran, yang telah memberikan dukungan penuh sehingga seluruh kontingen dapat diberangkatkan ke Manokwari.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah mendukung keberangkatan 309 peserta sehingga kami bisa mengikuti seluruh 12 kategori perlombaan,” katanya.
Sejak tiba di Manokwari pada 18 Juni 2026, kontingen Kalteng telah mengikuti rangkaian kegiatan Pesparawi, mulai dari karnaval, pembukaan, hingga berbagai cabang perlombaan.
Guntur menjelaskan, pada gelombang pertama kontingen telah menyelesaikan delapan kategori lomba. Sebagian peserta telah kembali ke daerah asal, sementara sekitar 30 persen peserta masih bertahan di Manokwari untuk mengikuti pertandingan pada sesi kedua.
Dukungan moral juga terus mengalir. Ia menyebut Wakil Bupati Kapuas dan Bupati Gunung Mas dijadwalkan tiba di Manokwari untuk memberikan semangat secara langsung kepada para peserta.
Di akhir keterangannya, Guntur menyampaikan rasa syukur atas pelayanan yang diberikan tuan rumah, terutama dari Dinas Perpustakaan Papua Barat, yang dinilai sangat membantu kebutuhan kontingen selama berada di Manokwari.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam penyelenggaraan, namun hal tersebut dinilai wajar dalam sebuah event berskala nasional.
“Saya sudah tiga periode menjadi Ketua LPPD dan telah mendampingi kontingen ke lima provinsi penyelenggara Pesparawi. Kekurangan pasti ada, tetapi semuanya menjadi bahan evaluasi bersama agar ke depan penyelenggaraan semakin baik,” pungkasnya.[ars]









Comment