Daerah
Home / Daerah / ‎Asap Kembali Kepung Arfai, Gubernur Dorong Gerakan Bersama Tangani Kebakaran

‎Asap Kembali Kepung Arfai, Gubernur Dorong Gerakan Bersama Tangani Kebakaran

Manokwari, Beritago.com – Kawasan perkantoran Kantor Gubernur Papua Barat di Arfai kembali diselimuti asap pada Senin pagi. Kondisi tersebut terjadi setelah wilayah Manokwari sempat diguyur hujan deras beberapa hari sebelumnya.

‎Sumber asap belum diketahui secara pasti. Namun, kuat dugaan asap masih berkaitan dengan bara api yang belum sepenuhnya padam di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Arfai, Kabupaten Manokwari.

‎Kondisi tersebut bahkan dirasakan langsung oleh aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti apel gabungan di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Sejumlah ASN terlihat menggunakan masker untuk mengurangi dampak asap.

‎Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, yang memimpin apel, turut menyoroti kembali kondisi tersebut.

‎“Manokwari pagi ini kembali berasap lagi. Banyak ASN yang ikut apel saat ini menggunakan masker. Saya pun demikian, begitu saya tiba tadi saya disodorkan masker oleh staf,” ujar Dominggus,Senin(7/9/26).

‎Menurutnya, berbagai langkah penanganan telah dilakukan oleh pemerintah bersama instansi terkait. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP, pemadam kebakaran (Damkar), serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah berupaya menangani kebakaran yang terjadi.

‎“Terima kasih banyak, semua upaya sudah kita lakukan. BPBD, Satpol, Damkar dan seluruh OPD terkait sudah berusaha maksimal, namun masih saja tetap ada kebakaran. Mungkin perlu kita buat satu gerakan, kita turun bersama tangani sampah,” jelasnya.

‎Dominggus menduga asap yang kembali muncul merupakan sisa kebakaran sebelumnya. Bara api kemungkinan masih bertahan di bagian bawah tumpukan sampah yang tertimbun sehingga kembali menimbulkan asap meski kawasan tersebut telah diguyur hujan.

‎“Kemungkinan kebakaran ini adalah sisa-sisa kebakaran yang masih ada, bagian bawah dari sampah-sampah yang tertimbun,” katanya.

‎Gubernur meminta seluruh instansi pemerintah tidak hanya mengandalkan tim yang telah dibentuk untuk menangani kebakaran. Setiap instansi, kata dia, memiliki tanggung jawab sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

‎Tim penanganan kebakaran yang telah dibentuk diminta menjalankan tugas secara optimal. Sementara seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat diharapkan turut mengambil bagian, terutama dengan menyampaikan imbauan kepada masyarakat mengenai pentingnya mencegah kebakaran.

‎Dominggus mengingatkan, persoalan kebakaran saat ini tidak hanya terjadi di Manokwari. Sejumlah daerah di Papua Barat juga menghadapi kondisi serupa, seperti Teluk Bintuni, Fakfak, Teluk Wondama dan Manokwari Selatan.

“Saat ini di mana-mana terjadi kebakaran, Bintuni, Fakfak, Wondama, Manokwari Selatan. Sudah tiga bulan lebih musim kemarau, jadi kita semua wajib memberikan imbauan kepada orang di sekitar kita, tetangga, lingkungan kita tinggal agar berhati-hati dan jangan membakar sampah sembarangan sehingga tidak menimbulkan kebakaran,” tegasnya.

Kembalinya asap di kawasan perkantoran Arfai menjadi pengingat bahwa persoalan kebakaran TPA tidak cukup hanya ditangani ketika api terlihat. Bara yang tersembunyi di bawah timbunan sampah dapat kembali memunculkan asap, terutama di tengah musim kemarau panjang.

‎Ia juga meminta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus memperkuat koordinasi dan membagi tugas secara jelas kepada seluruh jajaran sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing.

‎“Saya berharap Forkopimda terus berkoordinasi, berbagi tugas kepada staf sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab masing-masing,” tandas Dominggus.[ars]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUT RI – 81th

HUT RI-81th

Inspektorat Daerah Papua Barat

Populer Minggu ini

Pilihan Berita Terbaik

Ucapan

Banner Hari Lahir Pancasila

Kebangkitan Nasional

Banner

× Advertisement
× Advertisement