Hukrim
Home / Hukrim / Besok, Polda Papua Barat Gandeng Dokter Forensik Jayapura untuk Autopsi Yanto Idorway

Besok, Polda Papua Barat Gandeng Dokter Forensik Jayapura untuk Autopsi Yanto Idorway

Manokwari, Beritago.com – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Papua Barat memastikan seluruh persiapan pelaksanaan autopsi terhadap jenazah presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, telah dimatangkan. Autopsi yang merupakan bagian dari proses penyidikan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, setelah sebelumnya mengalami penyesuaian jadwal akibat kendala penerbangan.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Papua Barat, Kombes Pol. dr. Iskandar, Sp.B., MARS., QHIA, mengatakan pihaknya langsung melakukan berbagai persiapan setelah menerima surat permohonan autopsi dari penyidik.

Menurutnya, seluruh kebutuhan pendukung telah disiapkan, mulai dari ruang autopsi, tempat penyimpanan jenazah, hingga sarana dan prasarana lainnya guna memastikan proses pemeriksaan berjalan lancar.

“Setelah menerima surat permohonan autopsi dari penyidik, kami langsung menindaklanjuti dengan menyiapkan seluruh kebutuhan pelaksanaan autopsi, termasuk ruang autopsi, tempat jenazah, serta fasilitas pendukung lainnya,” ujar Iskandar, Selasa (28/7).

Ia menjelaskan, hingga saat ini Papua Barat belum memiliki dokter spesialis forensik yang bertugas menetap di Manokwari. Karena itu, Polda Papua Barat bekerja sama dengan dokter spesialis forensik dari Jayapura untuk melaksanakan autopsi.

Kemenhan Serahkan Mobil Damkar untuk Kodim 1801/Manokwari

Surat permohonan resmi kepada dokter spesialis forensik akan dikirimkan, sementara koordinasi secara informal juga telah dilakukan agar pelaksanaan autopsi dapat berjalan sesuai rencana.

“Secara informal, kami telah berkoordinasi dengan dokter spesialis forensik dari Jayapura yang akan melaksanakan autopsi di Manokwari,” jelasnya.

Semula, autopsi direncanakan dilaksanakan pada Rabu. Namun, setelah dilakukan koordinasi dengan tim serta pihak protokol bandara di Jayapura, diketahui bahwa penerbangan menuju Manokwari pada hari tersebut dibatalkan. Kondisi itu menyebabkan jadwal autopsi diundur menjadi Kamis.

Kabid Dokkes menegaskan, perubahan jadwal tersebut telah disampaikan kepada seluruh pihak terkait, termasuk keluarga almarhum, disertai penjelasan mengenai alasan penundaan agar proses autopsi dapat berlangsung dengan baik dan sesuai prosedur.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., mengimbau masyarakat untuk memberikan kepercayaan kepada penyidik dan tim medis dalam menjalankan proses autopsi secara profesional serta tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian.

Gerak Cepat Tim URC Polresta Manokwari Ringkus Dua Pelaku Pengeroyokan di Taman Ria

“Autopsi merupakan bagian dari proses penyidikan ilmiah untuk memperoleh kepastian mengenai penyebab kematian. Kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Polda Papua Barat berkomitmen menangani perkara ini secara transparan, profesional, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Perkembangan proses penyidikan akan kami sampaikan secara berkala kepada publik,” tegas Trihadi.

Polda Papua Barat menegaskan bahwa pelaksanaan autopsi merupakan langkah penting dalam mendukung proses penyidikan guna memperoleh kepastian medis mengenai penyebab kematian Yanto Idorway. Seluruh tahapan akan dilaksanakan secara profesional, ilmiah, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.[**/rls]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hari Bhakti Adyaksa

Hari Bhakti Adyaksa

Hari Lahir Pancasila

Populer Minggu ini

Pilihan Berita Terbaik

Ucapan

Banner Hari Lahir Pancasila

Kebangkitan Nasional

Banner

× Advertisement
× Advertisement