Timika, Beritago.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku meningkatkan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Kabupaten Mimika sebagai langkah menjaga kelancaran distribusi dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Penambahan pasokan dilakukan menyusul penghentian sementara penyaluran Pertalite di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Mimika yang sedang menjalani sanksi karena tidak mematuhi ketentuan dalam penyaluran BBM bersubsidi.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan pemberian sanksi tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menegakkan aturan penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran.
“Ini merupakan komitmen kami untuk menindak SPBU yang tidak mengikuti aturan dalam penyaluran BBM bersubsidi. Dengan adanya kondisi tersebut, sebagian konsumen beralih ke SPBU terdekat. Karena itu, kami menambah pasokan ke SPBU di sekitar lokasi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar,” ujar Ispiani.
Ia menjelaskan, meskipun satu SPBU untuk sementara tidak melayani penyaluran Pertalite, Pertamina tetap menjamin ketersediaan stok melalui distribusi tambahan ke tiga SPBU lain yang berjarak sekitar lima kilometer dari SPBU yang dikenai sanksi.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh Pertalite tanpa kendala.
Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan, karena stok Pertalite di Kabupaten Mimika dipastikan dalam kondisi aman dan terus dipantau.
“Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait produk maupun layanan Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135,” tutup Ispiani.[rls]









Comment