Business Daerah Ekonomi
Home / Ekonomi / Pertamina dan Pemprov Papua Barat Bersinergi Jaga Pasokan LPG

Pertamina dan Pemprov Papua Barat Bersinergi Jaga Pasokan LPG

Manokwari, Beritago.com – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan pasokan LPG nonsubsidi (NPSO) di Papua Barat, khususnya Manokwari dan sekitarnya, tetap aman dan terjaga di tengah tantangan distribusi yang dipengaruhi kondisi geopolitik global.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas mengatakan, Pertamina terus melakukan koordinasi intensif bersama pemerintah daerah dan pihak terkait guna memastikan distribusi LPG berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Pertamina memastikan stok LPG nonsubsidi untuk wilayah Manokwari terus disuplai secara berkala. Saat ini distribusi tetap berjalan sesuai jadwal guna menjaga keberlanjutan pasokan energi bagi masyarakat,” ujar Ispiani.

Berdasarkan data per Selasa (19/5), stok LPG yang tersedia di Manokwari terdiri dari Bright Gas 5,5 Kg sebanyak 1.433 tabung, Bright Gas 12 Kg sebanyak 7.602 tabung, serta LPG 50 Kg sebanyak 120 tabung.

Sebagai langkah memperkuat rantai distribusi, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku juga telah menggelar diskusi bersama pemerintah daerah dan sejumlah stakeholder terkait. Pertemuan tersebut membahas strategi penguatan distribusi LPG, termasuk rencana pemanfaatan Landing Craft Tank (LCT) untuk mendukung kelancaran suplai LPG ke wilayah Papua Barat.

Semangat Harkitnas, Kasrem 182/JO Ajak Jaga Generasi Bangsa

Menurut Ispiani, Pertamina juga telah melakukan alih suplai LPG dari Surabaya ke Jayapura sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas distribusi energi di tengah dinamika global yang masih berdampak terhadap jalur pasokan.

“Upaya alih suplai ini diharapkan dapat memperkuat rantai distribusi serta menjaga stabilitas pasokan LPG ke Manokwari dan wilayah Papua Barat,” jelasnya.

Selain memastikan kelancaran distribusi, Pertamina turut berkoordinasi dengan instansi pemerintah dan aparat penegak hukum guna mengantisipasi potensi penimbunan maupun penyelewengan LPG. Masyarakat juga diimbau membeli LPG sesuai kebutuhan serta mendukung kampanye hemat energi.

Adapun harga refill atau isi ulang LPG nonsubsidi di outlet resmi wilayah Manokwari yakni Bright Gas 5,5 Kg sebesar Rp245.000 dan Bright Gas 12 Kg sebesar Rp495.000.

“Kami mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung proses penyaluran LPG agar tetap kondusif, sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” tambah Ispiani.

Kapolda Papua Barat Tegaskan Dukungan bagi Dewan Adat Papua

Sementara itu, Pengolah Data Migas Dinas ESDM Provinsi Papua Barat, Frits Morin menyatakan dukungannya terhadap langkah penguatan distribusi LPG yang dilakukan Pertamina.
Menurutnya, kondisi distribusi energi saat ini memerlukan sinergi seluruh pihak agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi secara optimal.

“Bersama Pertamina, pemerintah berkomitmen menjaga keandalan distribusi energi di wilayah Papua Barat agar kebutuhan LPG masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” tutup Frits.[rls]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan

Banner

Kebangkitan Nasional

Populer Minggu ini

Pilihan Berita Terbaik

Ucapan

Banner

Kebangkitan Nasional

Banner

× Advertisement
× Advertisement