Fakfak, Beritago.com – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 808/Mbahammatta (Yonif TP 808/MM) yang berada di salah satu distrik terjauh di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (27/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Menhan RI didampingi Komandan Korem 182/Jazirah Onim (Danrem 182/JO), Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han. Turut mendampingi pula Wakil Panglima TNI, Pangkogabwilhan III, serta Pangdam XVIII/Kasuari, Christian K Tehuteru.
Rombongan tiba menggunakan helikopter dan disambut hangat oleh jajaran prajurit di lokasi.
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kesiapan operasional satuan, progres pembangunan fasilitas, kesiapan personel, serta pelaksanaan program pembinaan teritorial di wilayah tersebut.
Selama peninjauan, Menhan melihat langsung berbagai fasilitas pendukung, mulai dari sarana latihan, barak prajurit, gudang munisi, hingga fasilitas operasional lainnya. Menhan juga menerima paparan terkait kesiapan alat utama sistem persenjataan (alutsista), program latihan prajurit, serta kontribusi satuan dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Menhan menegaskan pentingnya membangun prajurit yang profesional, disiplin, tangguh, dan adaptif dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung percepatan pembangunan di Papua Barat.
Ia menekankan bahwa kehadiran Yonif TP 808/Mbahammatta tidak hanya untuk memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, dan peternakan.
“Kesiapan prajurit yang prima akan menjadi modal utama dalam memberikan pengabdian terbaik kepada rakyat dan negara,” tegas Menhan.
Kunjungan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan kesiapan satuan teritorial pembangunan sebagai bagian penting dari penguatan pertahanan negara sekaligus percepatan pembangunan di wilayah Papua Barat.[rls]









Comment