Daerah Kesehatan
Home / Kesehatan / JKN Permudah Akses Layanan Kesehatan bagi Penderita Asma di Manokwari

JKN Permudah Akses Layanan Kesehatan bagi Penderita Asma di Manokwari

Manokwari, Beritago.com — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus menunjukkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi penderita penyakit kronis yang membutuhkan layanan kesehatan secara rutin. Kemudahan ini dirasakan langsung oleh Nita Ndaomanu (39), warga Manokwari yang terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah daerah.

Dengan riwayat penyakit asma, Nita harus menjalani pemeriksaan dan pengobatan secara berkala. Ia mengaku kehadiran JKN memberikan rasa tenang karena akses layanan kesehatan menjadi lebih mudah tanpa dibebani biaya.

“Dalam satu tahun, saya bisa beberapa kali melakukan pemeriksaan dengan penjaminan JKN. Saat asma kambuh, saya tidak perlu memikirkan biaya karena semuanya sudah ditanggung,” ujarnya.

Nita menjelaskan, ketika gejala seperti nyeri dada dan sesak napas muncul, ia terlebih dahulu melakukan penanganan awal menggunakan inhaler. Namun jika kondisi tidak membaik, ia segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Dalam proses pengobatan, Nita mengikuti sistem rujukan berjenjang yang diterapkan dalam Program JKN, dimulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga ke rumah sakit. Ia menilai proses pelayanan dan administrasi berjalan cepat dan tidak berbelit.

Dorong Perlindungan Karya, Kemenkum Papua Barat Gelar Pameran UMKM di Manokwari

“Di IGD, saya cukup menunjukkan KTP, lalu langsung ditangani tenaga medis. Prosesnya cepat dan pelayanannya juga baik,” ungkapnya.

Selama menjalani perawatan, Nita mendapatkan terapi nebulizer, yaitu metode pengobatan dengan mengubah obat cair menjadi uap untuk membantu melegakan saluran pernapasan. Terapi ini dinilainya efektif dalam meredakan gejala asma yang dialaminya.

Menurut Nita, kebutuhan layanan kesehatan bagi penderita asma cukup tinggi karena penyakit tersebut dapat kambuh sewaktu-waktu. Tanpa jaminan kesehatan, biaya pengobatan tentu menjadi beban yang tidak ringan.

“Sekarang saya tidak lagi khawatir soal biaya rumah sakit. Sejak menjadi peserta JKN, saya juga lebih rutin memeriksakan kesehatan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa Program JKN dan layanan BPJS Kesehatan telah menjadi penopang penting dalam menjaga kondisi kesehatannya. Nita pun berharap semakin banyak masyarakat, khususnya yang memiliki penyakit kronis, menyadari pentingnya menjadi peserta JKN.

Dominggus Mandacan Raih National Governance Awards 2026, Bukti Kemajuan Infrastruktur Papua Barat

Di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan, kehadiran JKN menjadi bukti bahwa akses kesehatan yang merata bukan sekadar wacana, melainkan kebutuhan dasar yang harus terus diperkuat. Tanpa itu, sakit bukan hanya soal fisik—tetapi juga bisa menjadi beban ekonomi yang berat

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Banner

Jumat Agung dan Paskah

Pilihan Berita Terbaik

Marhaban ya Ramadhan

Marhaban ya Ramadhan

Jumat Agung

× Advertisement
× Advertisement