Manokwari, Beritago.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Ikatan Kerukunan Keluarga Batak (IKKB) Kabupaten Manokwari berlangsung penuh sukacita dan semangat persaudaraan di Gereja GKI Agape Wosi, Jalan Trikora, Wosi, Manokwari, Sabtu (27/6/2026).
Mengusung tema “Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun” (Mazmur 133:1), perayaan tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.
Momentum tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Toba, Provinsi Sumatera Utara, Audi Murphy Sitorus, bersama rombongan kontingen Pesparawi asal Sumatera Utara.
Ketua IKKB Kabupaten Manokwari, Alberth Simatupang, mengatakan usia 63 tahun menjadi bukti bahwa masyarakat Batak telah tumbuh dan berkontribusi bersama masyarakat asli Papua dalam membangun Manokwari.
“Enam puluh tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Ini menunjukkan eksistensi masyarakat Batak yang hidup berdampingan dengan Orang Asli Papua serta bersama-sama membangun Manokwari,” ujarnya.
Alberth juga menegaskan bahwa sebuah bangsa maupun organisasi yang kuat adalah yang tidak melupakan sejarahnya. Karena itu, IKKB terus menjaga dan menghargai para tokoh yang telah meletakkan fondasi organisasi di Manokwari.
“Di sini hadir salah satu pelaku sejarah IKKB Manokwari, Bapak Saragih Sumbayak yang kami sebut Opung Enjel. Beliau merupakan bagian dari sejarah perjalanan IKKB di Manokwari,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus IKKB dan masyarakat Manokwari atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan Pesparawi asal Sumatera Utara.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Inspektorat Kabupaten Manokwari yang menjadi orang tua asuh kontingen Sumatera Utara, terkhusus kepada inspektur Papua Barat, Dr. Erwin Saragih, yang dinilai telah memberikan pelayanan dan perhatian dengan tulus.
”Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Toba mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sambutan yang luar biasa. Keramahan masyarakat Manokwari akan kami bawa pulang sebagai kabar baik ke Sumatera Utara. Selama mengikuti Pesparawi, kami diperlakukan dengan penuh ketulusan. Kami menjadi saksi hidup atas kebaikan bapak dan ibu semua,” ungkapnya.
Pantauan media ini, perayaan HUT ke-63 IKKB Manokwari semakin semarak dengan penampilan seni dan pujian dari kontingen Pesparawi asal Sumatera Utara. Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari para tamu undangan dan menjadi simbol eratnya persaudaraan lintas daerah yang terjalin melalui budaya, iman, dan semangat kebersamaan.
HUT ini tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan panjang IKKB di Manokwari, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kerukunan serta persatuan di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat, terlebih saat Manokwari menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional XIV.[ars]









Comment