Manokwari, Beritago.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat menggelar apel pagi bersama sekaligus upacara peringatan Hari Kearsipan Nasional ke-55 di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (18/5).
Peringatan tahun ini mengusung tema “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Upacara dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Ali Baham Temongmere, yang membacakan sambutan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mego Pinandito.

Dalam sambutannya ditegaskan bahwa arsip bukan sekadar rekaman masa lalu, melainkan aset strategis bangsa yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional, memperkuat akuntabilitas pemerintahan, serta menjaga memori kolektif bangsa menuju visi Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, tata kelola kearsipan yang baik menjadi fondasi utama dalam pengambilan kebijakan, pelayanan publik, hingga keberlanjutan pembangunan nasional. Kearsipan juga dinilai memiliki peran vital dalam mendukung agenda strategis pemerintah, termasuk penguatan sumber daya manusia dan transformasi tata kelola pemerintahan.
ANRI mencatat capaian Indeks Transformasi Kearsipan nasional tahun 2025 berhasil melampaui target, yakni mencapai 73,64 dari target 72,03. Sementara Indeks Memori Kolektif Bangsa juga melampaui target dengan capaian 75,33. Meski demikian, tantangan masih dihadapi, mulai dari keterbatasan sumber daya, transformasi digital, hingga belum meratanya pengelolaan arsip di daerah.
Dalam momentum Hari Kearsipan Nasional ke-55 ini, ANRI mendorong pengembangan budaya tertib arsip, perluasan layanan kearsipan untuk publik, serta pengembangan pusat khazanah kearsipan nusantara sebagai bagian dari penguatan karakter bangsa dan pelestarian budaya.
Melalui peringatan tersebut, seluruh elemen pemerintah dan masyarakat diajak membangun budaya sadar arsip demi menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern, adaptif, dan berkelanjutan.
“Negara yang mampu mengelola arsipnya akan mampu mengendalikan masa depannya,” tutup Sekda Papua Barat [ars]









Comment