Hukrim
Home / Hukrim / Pelaku Penyerangan dan Penganiaya WNA Belanda Dibekuk Tim Satreskrim Polresta

Pelaku Penyerangan dan Penganiaya WNA Belanda Dibekuk Tim Satreskrim Polresta

Manokwari, Beritago.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Manokwari mengamankan seorang mahasiswa berinisial PH yang diduga menganiaya warga negara Belanda, YD, di kawasan Amban, Manokwari, Papua Barat. Polisi kini mendalami kasus tersebut untuk mengungkap motif dan rangkaian peristiwa yang berujung pada luka-luka yang dialami korban.

Kasat Reskrim Polresta Manokwari AKP Agung Gumara Samosir mengatakan, penangkapan terhadap PH dilakukan setelah pihaknya menindaklanjuti kasus penyerangan yang terjadi pada Minggu (25/10/2026).

Setelah melakukan penyelidikan intensif, tim gabungan memperoleh informasi keberadaan terduga pelaku di salah satu kos-kosan yang terletak di Insifuri amban.

“Terduga pelaku inisial PH sudah kami amankan,” kata Samosir, Selasa (27/10/2026).

128 Pebiliar Bersaing, POBSI Pantau Talenta Atlet Papua Barat

Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan polisi,peristiwa tersebut bermula pada saat enam (6) orang rombongan WNA asal Belanda berwisata di Gunung Meja Amban sekitar pukul 11.00 WIT, rombongan WNA mendapati terduga pelaku berinisial (P.H) bersama tiga (3) orang laki-laki yang sedang terlibat adu mulut sambil berteriak.

Ketika rombongan berusaha melewati kelompok tersebut, terduga pelaku meneriaki korban bersama rombongan.
‎Melihat situasi tersebut, ketiga orang yang bersama-sama terduga pelaku berusaha menenangkannya dan menyampaikan permohonan maaf kepada rombongan WNA. Mereka juga menjelaskan bahwa terduga pelaku dalam keadaan dipengaruhi minuman keras serta meminta para korban untuk melanjutkan perjalanan.

Terduga pelaku kemudian disebut mencegat korban dan meminta uang. Setelah permintaan tersebut tidak dipenuhi, PH diduga melakukan penyerangan dan pemukulan terhadap korban.

Samosir juga menyebut terduga pelaku berada di bawah pengaruh minuman keras saat kejadian. Meski demikian, penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan kronologi dan motif penganiayaan tersebut.

Saat ini, penyidik Satreskrim Polresta Manokwari masih memeriksa terduga pelaku guna memperjelas peran serta rangkaian kejadian. Status dugaan terhadap PH tetap mengacu pada proses hukum yang sedang berjalan.

Kedatangan Danrem Baru Kolonel Inf Johanis Victorianus Tethool, S.Sos., Disambut Hangat Prajurit

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah tersebar di sejumlah media daring. Polisi masih mendalami perkara tersebut untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.[**]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUT GKI di Tanah Papua

Sumpah Pemuda

Inspektorat Daerah Papua Barat

Populer Minggu ini

Pilihan Berita Terbaik

Ucapan

HUT Provinsi

Kebangkitan Nasional

Banner

× Advertisement
× Advertisement