Manokwari, Beritago.com – Penurunan tingkat kehadiran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat menjadi sorotan serius.
Asisten III Bidang Administrasi Pembangunan Setda Papua Barat, Otto Parorongan, yang memimpin apel gabungan pada Senin (13/4/2026), secara terbuka mengungkapkan keprihatinannya terhadap perubahan sikap sejumlah CPNS, khususnya dari formasi 1002.

Dalam amanatnya, Otto membandingkan kondisi sebelum dan sesudah pengangkatan. Ia menyebut, saat masih berstatus honorer, para peserta justru menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti apel.
“Dulu sebelum pengangkatan, mereka sangat rajin ikut apel, bahkan sampai memenuhi area hingga ke pinggir jalan. Tapi sekarang, setelah diangkat, yang hadir hanya beberapa orang saja,” ujarnya.
Fenomena ini dinilai bukan sekadar soal kehadiran fisik, melainkan mencerminkan kedisiplinan dan komitmen sebagai abdi negara.
Otto juga menegaskan bahwa perubahan status menjadi CPNS seharusnya diikuti dengan peningkatan etos kerja, bukan sebaliknya.
Ia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah melekat sejak awal pengangkatan, termasuk dalam hal disiplin waktu dan kepatuhan terhadap aturan.
“Kesadaran itu kembali ke pribadi masing-masing. Siapapun yang akan diangkat menjadi PNS nantinya, bekerjalah dengan baik, penuh tanggung jawab, dan disiplin,” tandasnya.[ars]










Comment