Daerah Hukrim
Home / Hukrim / Remaja Tewas Diserang OTK di Pantai Petrus Kafiar, Polisi Selidiki Motif Penyerangan

Remaja Tewas Diserang OTK di Pantai Petrus Kafiar, Polisi Selidiki Motif Penyerangan

Manokwari, Beritago.com – Layanan darurat 110 Polresta Manokwari menerima laporan masyarakat terkait keributan yang berujung pada dugaan tindak kekerasan di kawasan Jalan Lapangan Voli Petrus Kafiar, Rabu (4/3/2026) malam.

Pengaduan diterima sekitar pukul 21.00 WIT. Pelapor melaporkan adanya keributan di kompleks sekitar lokasi. Tak lama setelah laporan masuk, seorang warga bernama AM datang ke Polsek Amban mengantar seorang korban perempuan, SAP (15), pelajar salah satu SMA negeri di Manokwari, dalam kondisi mengalami luka memar di bagian wajah.

Berdasarkan keterangan SAP kepada petugas, ia bersama rekannya, FR(18), yang juga seorang pelajar, duduk di kawasan Pantai Petrus Kafiar sejak pukul 16.00 WIT. Sekitar pukul 21.00 WIT, keduanya didatangi orang tak dikenal dari arah belakang. Pelaku disebut langsung melakukan pemukulan menggunakan balok kayu.

SAP yang ketakutan kemudian meminta pertolongan warga.
Sekitar pukul 22.16 WIT, anggota piket SPKT tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Namun, saat petugas tiba, FR telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat dugaan pukulan benda tumpul.

Kepala SPKT II Aipda Sasongko segera meminta penambahan personel untuk mengamankan TKP dan barang bukti, termasuk sepeda motor milik korban. Piket Reskrim Polsek Amban bersama personel lainnya kemudian berkoordinasi dengan Tim Inafis guna melakukan olah TKP dan pengumpulan bukti lebih lanjut.

Gubernur Papua Barat Dorong Penguatan Program Sosial Nasional

Adapun anggota yang turun ke lokasi Tempat Kejadian Perkara antara lain Aipda Sasongko, Bripda Renais Ayomi, Bripda Jefri Inarkombu, Bripda Yan Marisan, Bripda Patrik Bongoibo, serta Bripda Reza dari piket Reskrim.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta motif pelaku penyerangan.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di ruang-ruang publik, terutama pada malam hari. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama masyarakat untuk saling menjaga dan cepat melapor ketika melihat potensi gangguan kamtibmas.

Polisi kini berpacu dengan waktu untuk menuntaskan kasus ini dan memastikan pelaku segera mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.[*]

Gubernur Papua Barat Dorong Percepatan Pembangunan Desa ke Pemerintah Pusat

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement