Daerah Hukrim Sosial
Home / Sosial / PHBI Serukan Jaga Kamtibmas di Tengah Libur Panjang Keagamaan Momentum Nyepi dan Idulfitri jadi Ujian Kedewasaan Sosial Masyarakat Multikultural

PHBI Serukan Jaga Kamtibmas di Tengah Libur Panjang Keagamaan Momentum Nyepi dan Idulfitri jadi Ujian Kedewasaan Sosial Masyarakat Multikultural

Manokwari, Beritago.com — Memasuki masa cuti bersama yang cukup panjang pada Maret 2026, bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah, suasana di Manokwari mulai menunjukkan peningkatan aktivitas masyarakat.

Di tengah dinamika tersebut, ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Manokwari, H. Muhammad Mansyur, S.H mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ajakan tersebut disampaikan Mansyur sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial Manokwari yang dikenal sebagai daerah dengan keberagaman suku, agama, dan latar belakang budaya.

Menurutnya, harmoni yang selama ini terjaga perlu dirawat secara sadar, terutama di momen-momen besar yang berpotensi meningkatkan mobilitas dan interaksi warga.

“Keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat seperti TNI dan Polri, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua sebagai bagian dari masyarakat,” tegas Mansyur, Senin (16/3/2026).

​Pertamina Patra Niaga Beri Layanan Ekstra untuk Penerbangan, Diskon Avtur dan Serambi MyPertamina Selama Masa Libur Lebaran 2026

Ia menilai, keberagaman yang ada di Manokwari adalah kekuatan sekaligus tantangan. Tanpa kesadaran kolektif, potensi gesekan sosial bisa saja muncul. Karena itu, peran aktif masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif menjadi sangat krusial.

Lebih lanjut, Mansyur menekankan bahwa terciptanya kondisi yang aman, tenteram, dan saling menghargai antarumat beragama merupakan cerminan dari jati diri masyarakat yang sehat dan beriman.

Nilai-nilai toleransi, menurutnya, bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di kehidupan sehari-hari.

Momentum perayaan hari besar keagamaan, lanjutnya, seharusnya menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, bukan sebaliknya. Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Dengan meningkatnya arus pergerakan masyarakat selama libur panjang, Mansyur berharap seluruh warga dapat menjadi “penjaga” bagi lingkungannya masing-masing. Sebab, keamanan sejati bukan hanya hadir dari patroli aparat, tetapi dari kesadaran kolektif masyarakat yang saling menjaga.

Wakapolda Papua Barat Hadiri Rakenwil Kerukunan Kawanua, Perkuat Persatuan dan Sinergitas di Manokwari

Di tengah semarak perayaan, satu pesan sederhana namun kuat digaungkan: Manokwari yang damai bukan kebetulan, melainkan hasil dari komitmen bersama untuk saling menghormati dan menjaga.[ars]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement