Daerah Hukrim Transportasi
Home / Transportasi / Operasi Keselamatan Mansinam 2026 Digelar, 150 Personel Dikerahkan Amankan Lalu Lintas Papua Barat

Operasi Keselamatan Mansinam 2026 Digelar, 150 Personel Dikerahkan Amankan Lalu Lintas Papua Barat

Manokwari,Beritago.com — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Papua Barat resmi menggelar Operasi Keselamatan Mansinam 2026 yang berlangsung selama dua pekan, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.

Operasi ini bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib menjelang bulan suci Ramadan, sekaligus sebagai tahapan awal menghadapi Operasi Ketupat 2026.

Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat, Kombes Pol Arief Bachtiar, menyampaikan bahwa sebanyak 150 personel dikerahkan dalam operasi ini. Personel tersebut terdiri dari 30 personel Ditlantas Polda Papua Barat, serta didukung oleh satuan kewilayahan dan instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Polisi Militer (POM)

“Seluruh wilayah Papua Barat memiliki potensi kerawanan kecelakaan lalu lintas. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan berlalu lintas, khususnya di titik-titik rawan seperti kawasan Pantai Dosa dan sejumlah ruas jalan utama di Manokwari,” ujar Arief kepada awak media di ruang Ditlantas Polda Papua Barat, Senin (2/2/2026).

Manokwari Siaga Event Besar, Ojek Resmi Ditekankan Utamakan Keselamatan dan Ketertiban

Operasi Keselamatan Mansinam 2026 menargetkan sejumlah pelanggaran yang kerap menjadi pemicu kecelakaan, di antaranya tidak menggunakan helm SNI, penggunaan knalpot brong, berboncengan lebih dari satu orang, penggunaan rotator tidak sesuai peruntukan, balapan liar, serta pelanggaran over dimension over loading (ODOL).

Sementara itu, Wakil Kepala Polda Papua Barat, Brigjen Pol Sulastiana, memimpin langsung apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Mansinam 2026 yang digelar di halaman Mapolda Papua Barat, Senin (2/2/2026).

Apel tersebut dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana pendukung operasi.

“Operasi ini difokuskan pada peningkatan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, dengan harapan dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya,” kata Sulastiana.

Beri Perlindungan Hukum, Kanwil Kemenkum Pabar Serahkan Sertifikat Merek

Ia menegaskan bahwa operasi keselamatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan, bukan sekadar penindakan sesaat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Papua Barat untuk bersama-sama menjaga keselamatan di jalan raya. Keselamatan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tutup Arief.[ars]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement