Manokwari, Beritago.com – Marthen Koromat, seorang pengemudi ojek roda dua dari perkumpulan Ojek Bintang Nusantara, memberikan klarifikasi terkait video dan informasi yang viral di media sosial Info Kejadian Manokwari. Dalam unggahan tersebut, Marthen dituding mencabut dan membawa lari kunci motor yang terparkir di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Manokwari, Arfai, Jumat (9/1/2026).
Marthen menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar. Ia menjelaskan, saat kejadian dirinya mengantar seorang penumpang ke KPP Pratama Manokwari dan diminta menunggu di area parkiran. Ketika menunggu, Marthen melihat sebuah kunci motor tergantung di tiang tembok pagar parkiran.
“Saya tidak tahu siapa pemilik kunci itu. Saya lihat ada orang sedang menelepon di sekitar situ, mungkin pemiliknya lupa. Saya simpan kunci itu di dalam tas sambil menunggu, siapa tahu ada yang bertanya,” jelas Marthen.
Tak lama kemudian, penumpang yang diantarnya selesai urusan dan meminta diantar kembali. Karena fokus mengantar penumpang, Marthen mengaku lupa menitipkan kunci tersebut ke pos keamanan KPP.
“Saya lupa dengan kunci itu karena penumpang saya sudah keluar dan minta segera diantar. Tidak sempat terpikir untuk menitipkan ke petugas keamanan,” ujarnya.
Sekitar pukul 12.00 WIT, Marthen menerima telepon yang menanyakan keberadaan kunci motor yang hilang. Saat itu, ia baru teringat dan memastikan kunci tersebut masih berada di dalam tasnya. Ia pun membenarkan bahwa sebelumnya memang menemukan kunci di pagar kantor pajak.
Menanggapi viralnya informasi tersebut, Ketua Perkumpulan Ojek Bintang Nusantara, Anton Worabai, turut turun tangan. Ia menyampaikan bahwa sebelum mencari Marthen, dirinya telah melihat rekaman CCTV di lokasi kejadian.
“Dari CCTV jelas terlihat kunci itu bukan diambil dari motor, tetapi ditemukan di atas tiang tembok pagar,” tegas Worabai.
Setelah bertemu dengan Marthen, Worabai langsung meminta agar kunci tersebut segera diantar kembali ke KPP Pratama Manokwari. Namun, saat tiba di lokasi, diketahui bahwa rumah kunci motor milik pemilik kendaraan sudah dibongkar dan yang bersangkutan telah meninggalkan tempat.
Melalui klarifikasi ini, Marthen menghimbau kepada pemilik motor yang merasa kehilangan kunci di area KPP Pratama Manokwari agar dapat menghubunginya langsung di nomor 0821-9284-3242.
Ia juga mengingatkan masyarakat dan warganet untuk tidak terburu-buru menghakimi seseorang hanya berdasarkan potongan informasi di media sosial.
“Jangan cepat menyimpulkan sebelum tahu fakta yang sebenarnya. Mari lebih bijak dalam berkomentar,” pungkasnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa di era media sosial, kecepatan informasi sering kali mengalahkan ketelitian. Padahal, kebenaran tidak pernah suka diburu—ia lebih suka diperiksa dengan sabar.[ars]






Comment