Daerah Pendidikan Sosial Uncategorized
Home / Uncategorized / Nikah Massal di Biryosi, Wujud Nyata Pelayanan Sosial dan Spiritualitas Masyarakat Pesisir

Nikah Massal di Biryosi, Wujud Nyata Pelayanan Sosial dan Spiritualitas Masyarakat Pesisir

Manokwari, Beritago.com — Memasuki satu dekade pengabdiannya, Rumah Belajar Bahtera Ilmu Manokwari menunjukkan komitmen nyata dalam melayani masyarakat pesisir. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kegiatan nikah massal bagi 12 pasangan, yang digelar pada Jumat (3/4/2026) di kompleks Biryosi, Manokwari, Papua Barat.

Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara Rumah Belajar Bahtera Ilmu Manokwari dan Gereja Kristen Injil (GKI) Ottow Geissler, sebagai bentuk sinergi antara lembaga pendidikan dan institusi keagamaan dalam menjawab kebutuhan sosial masyarakat.

Ketua Rumah Belajar Bahtera Ilmu Manokwari, Margriet Pondajar, M.Pd, menjelaskan bahwa nikah massal ini bertujuan memberikan kepastian hukum dan pengakuan agama bagi pasangan yang selama ini belum menikah secara resmi, maupun yang ingin memperkuat status pernikahan mereka.

“Ini adalah langkah positif agar pasangan dapat diakui secara sah, baik oleh agama maupun negara. Dengan begitu, mereka memiliki dasar hukum yang jelas dalam kehidupan berkeluarga,” ujar Pondajar.

SMP Negeri 2 Manokwari Resmikan Studio Podcast, Ruang Baru Lahirkan Generasi Kreator Cerdas

Tak hanya fokus pada pendidikan, Pondajar menegaskan bahwa Rumah Belajar Bahtera Ilmu Manokwari juga hadir sebagai agen perubahan sosial yang peka terhadap kebutuhan masyarakat sekitar, khususnya di wilayah pesisir Biryosi.

Selain program nikah massal, pihaknya juga bekerja sama dengan Ikatan Perempuan Biak Utara Manokwari (Bin Bar Risen Bar Mnukwar) serta gereja setempat untuk memfasilitasi kegiatan sidi bagi para pemuda-pemudi yang telah memasuki usia dewasa. Program ini bertujuan memperkuat nilai-nilai spiritual dan kedewasaan iman generasi muda.

“Rumah belajar ini tidak hanya membangun kecerdasan akademik, tetapi juga karakter, kehidupan sosial, dan spiritual masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, rangkaian kegiatan sosial-keagamaan ini akan terus berlanjut. Pada Senin mendatang, pihaknya juga akan menggelar baptis massal bagi anak-anak usia sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMA, sebagai bagian dari pembinaan iman sejak dini.

Pondajar menjelaskan, melaksanaan nikah massal tidak hanya menjadi solusi praktis, tetapi juga membawa berbagai dampak positif, di antaranya:

Tak Perlu Panik! Pertamina Jamin Stok BBM dan LPG Aman Selama Libur Paskah

Kepastian hukum keluarga: Pasangan mendapatkan dokumen resmi pernikahan yang penting untuk administrasi kependudukan, seperti akta kelahiran anak.

Perlindungan hak perempuan dan anak: Status pernikahan yang sah memberikan jaminan hukum terhadap hak-hak dalam keluarga.
Mengurangi beban ekonomi: Biaya pernikahan yang sering menjadi kendala dapat ditekan melalui fasilitasi bersama.

Penguatan nilai sosial dan agama: Pernikahan yang sah memperkuat tatanan moral dan kehidupan bermasyarakat.

Mendorong tertib administrasi: Masyarakat menjadi lebih sadar pentingnya legalitas dalam setiap aspek kehidupan.

Dengan pendekatan yang menyentuh aspek pendidikan, sosial, dan spiritual sekaligus, Rumah Belajar Bahtera Ilmu Manokwari membuktikan bahwa lembaga lokal dapat menjadi motor penggerak perubahan.

Harga Stabil, Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

“Dengan segala keterbatasan, semangat gotong royong justru melahirkan solusi yang berdampak luas—karena membangun masyarakat tidak cukup hanya dengan ilmu, tetapi juga dengan kepedulian”, tandas Pondajar.[ars]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Banner

Jumat Agung dan Paskah

Pilihan Berita Terbaik

Marhaban ya Ramadhan

Marhaban ya Ramadhan

Jumat Agung

× Advertisement
× Advertisement