Daerah Health & Fitness
Home / Health & Fitness / JKN Hadirkan Kepastian Pembiayaan bagi Pasien Penyakit Kronis

JKN Hadirkan Kepastian Pembiayaan bagi Pasien Penyakit Kronis

Manokwari,Beritago.com – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui jaminan pembiayaan layanan kesehatan yang komprehensif. Perlindungan tersebut mencakup penanganan berbagai penyakit, termasuk pengobatan jangka panjang akibat kondisi kronis.
Manfaat tersebut dirasakan oleh Merry Mananohas (29), seorang karyawan swasta di Manokwari yang terdaftar sebagai peserta JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) melalui perusahaan tempatnya bekerja. Merry didiagnosis mengalami thyrotoxicosis hyperthyroidism, yakni kondisi akibat kadar hormon tiroid yang berlebihan dalam tubuh.
Ia menuturkan bahwa gejala awal yang dirasakan berupa jantung berdebar, penurunan berat badan meskipun nafsu makan meningkat, tangan yang kerap gemetar serta sulit tidur.
“Saya sempat menunda pemeriksaan karena mengira hanya kelelahan akibat pekerjaan. Namun, ketika keluhan semakin parah dan tidak kunjung membaik, saya akhirnya memutuskan untuk segera menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit guna memperoleh penanganan medis,” jelas Merry.
Setelah menjalani pemeriksaan menyeluruh dan tes laboratorium, ia dinyatakan mengalami gangguan hormon tiroid yang mengharuskannya menjalani terapi serta kontrol secara berkala. Kabar tersebut sempat menimbulkan kecemasan, mengingat pengobatan yang harus dijalani tidak singkat. Namun, rasa khawatir itu berangsur reda ketika ia mengetahui bahwa seluruh rangkaian layanan medis mulai dari pemeriksaan, konsultasi dokter spesialis, hingga obat-obatan ditanggung melalui Program JKN sesuai indikasi medis.
“Sebagai pekerja, saya benar-benar merasakan perlindungan dari program ini. Iuran dibayarkan bersama oleh perusahaan dan pekerja, sehingga ketika saya harus menjalani pemeriksaan dan pengobatan, saya tidak lagi terbebani oleh biaya yang cukup besar,” tuturnya.
Dalam menjalani pengobatan rutin, Merry juga memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi Mobile JKN yang direkomendasikan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempatnya terdaftar. Melalui aplikasi tersebut, ia dapat memantau status kepesertaan, mengambil antrean secara online, serta memperoleh informasi jadwal pelayanan.
“Sejak disarankan oleh petugas di faskes, saya rutin menggunakan Mobile JKN. Aplikasi ini sangat membantu karena saya bisa mengambil antrean dari rumah dan memastikan kepesertaan tetap aktif. Dengan demikian, saat berobat prosesnya menjadi lebih cepat dan tertib,” ungkapnya.
Menurut Merry, alur pelayanan yang dijalaninya telah sesuai prosedur dan tidak menyulitkan. Selama kepesertaan aktif, seluruh layanan kesehatan yang dibutuhkan dapat diakses sesuai ketentuan medis yang berlaku, sehingga ia dapat lebih fokus pada proses pemulihan.
Ia pun mengajak para pekerja untuk lebih peduli terhadap status kepesertaan JKN sebagai bentuk perlindungan bagi diri sendiri dan keluarga. Baginya, prinsip gotong royong yang menjadi dasar penyelenggaraan Program JKN benar-benar dirasakan manfaatnya ketika dibutuhkan.
“Jangan menunggu sampai sakit menjadi parah. Pastikan kepesertaan tetap aktif, sehingga ketika membutuhkan layanan kesehatan kita sudah terlindungi,” pungkasnya.[rls]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement