Manokwari, Beritago.com — Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Papua Barat menggelar acara pisah sambut Kepala Kantor Wilayah, Senin (26/1/2026). Tongkat estafet kepemimpinan resmi berpindah dari Drs. Piet Bukorsyom kepada Sahata Marlen Situngkir, S.H., M.Si, dalam suasana hangat yang sarat makna kebersamaan dan refleksi pengabdian.
Dalam sambutan perpisahannya, Piet Bukorsyom menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan dan kerja kolektif yang terbangun selama masa jabatannya. Ia menegaskan bahwa berbagai capaian yang diraih Kanwil Kemenkum Papua Barat bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari sinergi seluruh jajaran dan dukungan para pemangku kepentingan.

Namun, Piet juga secara terbuka mengakui bahwa tidak semua program berjalan sempurna. Dengan sikap rendah hati, ia menyampaikan permohonan maaf apabila selama kepemimpinannya terdapat kebijakan maupun sikap yang kurang berkenan.
“Saya menyadari masih ada hal-hal yang belum maksimal. Untuk itu, saya memohon maaf dan mengucapkan selamat datang kepada Kepala Kanwil Kemenkum Papua Barat yang baru di Bumi Kasuari,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Papua Barat yang baru, Sahata Marlen Situngkir, S.H., M.Si menyebut penugasan ini sebagai bagian penting dalam perjalanan hidup dan pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara.
Menurutnya, setiap amanah selalu hadir bersama tantangan, namun justru di situlah ruang pembelajaran dan pertumbuhan terbuka.
“Setelah menerima SK ini, saya semakin menyadari bahwa tantangan adalah bagian dari proses. Dari kesulitan itulah kita belajar untuk menjadi lebih baik,” ungkap Situngkir.
Ke depan, Situngkir menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran Kemenkum dalam meningkatkan literasi dan akses informasi hukum bagi masyarakat Papua Barat. Upaya tersebut akan ditempuh melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, serta promosi hukum yang lebih masif dan menyentuh langsung masyarakat.
“Kami ingin masyarakat Papua Barat semakin memahami hukum, karena dari sanalah kemajuan bisa dibangun,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk membangun kolaborasi yang solid demi mewujudkan pelayanan hukum yang lebih baik, profesional, dan berkeadilan.
“Mari kita jaga kebersamaan dan memperkuat sinergi demi pelayanan hukum yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ajaknya.
Dalam sambutannya juga, Situngkir turut mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan alam Papua Barat yang menurutnya merupakan anugerah besar sekaligus potensi strategis yang harus dijaga bersama.
“Papua Barat memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk mengelolanya secara bijak,” tuturnya.
Menutup rangkaian acara, Situngkir menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan serta memperkuat sinergi dengan Forkopimda, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Saya berharap kita dapat terus menjaga kekompakan dan bersama-sama menghadirkan pelayanan hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan bagi masyarakat Papua Barat,” tegasnya.
Selain itu, pada kesempatan yang sama, Gubernur Papua Barat yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan, Marthen L. Kocu, menyampaikan apresiasi kepada Piet Bukorsyom atas dedikasi dan kontribusinya selama memimpin Kanwil Kemenkum Papua Barat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kerja sama yang telah terjalin, khususnya dalam menghadirkan layanan hukum yang mudah dan prima bagi masyarakat Papua Barat,” ujarnya.
Salah satu capaian yang disoroti adalah keberhasilan pembentukan koperasi desa atau kelurahan Merah Putih yang telah mencapai 100 persen, sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis hukum dan kelembagaan.
Pemerintah Provinsi Papua Barat juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Sahata Marlen Situngkir, seraya berharap kepemimpinan baru ini mampu melanjutkan dan menyempurnakan fondasi yang telah dibangun.
Pisah sambut ini bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, melainkan penanda kesinambungan pengabdian—dari pengalaman masa lalu menuju harapan dan tantangan baru di masa depan.[ars]






Comment