Worabai ; Jangan gunakan jasa ojek tanpa nomor ojek resmi atau kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan.
Jika terjadi kehilangan atau kerugian, laporkan dengan data lengkap: nomor ojek di helm, pelat motor, dan tujuan perjalanan agar dapat ditindaklanjuti.
Manokwari, Beritago.com — Menyambut pelaksanaan Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil (HUT PI) ke-171 dan Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) di Manokwari, Perkumpulan Ojek Bintang Nusantara (BINUS) menegaskan komitmennya menjaga keselamatan dan kenyamanan publik.
Sebagai tuan rumah, ketertiban bukan sekadar formalitas, melainkan etika bersama.
Ketua BINUS Manokwari, Anthon Worabai, mengimbau seluruh anggota ojek BINUS agar wajib mengenakan atribut resmi dan melengkapi persyaratan keselamatan berkendara.
Helm berwarna oranye dengan nomor ojek yang jelas, pelat nomor kendaraan lengkap, kaca spion terpasang, serta surat-surat kendaraan wajib dibawa. Tidak ada toleransi untuk kecerobohan—apalagi di tengah arus tamu yang diperkirakan membludak sejak 5 Februari.
“Momentum besar ini membawa banyak tamu. Jangan sampai keselamatan publik dikorbankan oleh ojek yang tidak tertib atau tidak terdaftar,” tegas Anthon, Rabu (4/2/2026).
Ia menambahkan, pengurus BINUS terus melakukan penertiban terhadap oknum ojek liar demi memastikan layanan ojek tetap rapi, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Memasuki Operasi Keselamatan Mansinam, Anthon kembali mengingatkan anggotanya untuk selalu mawas diri dan mematuhi aturan lalu lintas. Jalanan ramai, risiko meningkat—akal sehat dan disiplin harus ikut naik gigi.
Tak hanya kepada pengemudi, BINUS juga membekali masyarakat dengan panduan cerdas memilih jasa ojek.
1. Pastikan identitas pengemudi jelas: wajah terlihat, nomor ojek tertera di helm, pelat motor lengkap, dan tersedia helm cadangan.
2. Tolak layanan jika pengemudi terindikasi di bawah pengaruh alkohol, merokok saat berkendara, atau tidak fokus.
3. Sepakati tujuan dan tarif sejak awal untuk menghindari salah paham.
4.Gunakan helm yang disediakan; bila tidak memungkinkan, penumpang dapat menyiapkan helm sendiri.
5. Jangan gunakan jasa ojek tanpa nomor ojek resmi atau kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan.
6.Jika terjadi kehilangan atau kerugian, laporkan dengan data lengkap: nomor ojek di helm, pelat motor, dan tujuan perjalanan agar dapat ditindaklanjuti.
” Dua event besar menjadi perhatian Nasional, jadi keselamatan dan ketertiban tetap jadi prioritas. Di Manokwari, ojek bukan sekadar pengantar—mereka adalah wajah Manokwari”,tutup Worabai. [ars]






Comment