Waktu yang tepat mengisi daya ponsel, supaya kinerja baterai handal

Banyak orang yang terus melakukan kesalahan saat melakukan isi ulang.

Di sebuah pantai di Athena, Yunani, pada 21 Juli 2020, seorang pengunjung mengisi daya ponsel menggunakan payung bertenaga surya. Pengunjung pantai dapat berkontribusi pada upaya konservasi energi dengan memasang panel surya dan melacak penghematan mereka di situs web yang dikelola oleh para ilmuwan di Institut Komunikasi dan Sistem Komputer (ICCS) di Universitas Teknik Nasional Athena.

Di sebuah pantai di Athena, Yunani, pada 21 Juli 2020, seorang pengunjung mengisi daya ponsel menggunakan payung bertenaga surya. Pengunjung pantai dapat berkontribusi pada upaya konservasi energi dengan memasang panel surya dan melacak penghematan mereka di situs web yang dikelola oleh para ilmuwan di Institut Komunikasi dan Sistem Komputer (ICCS) di Universitas Teknik Nasional Athena.

Saat ponsel cerdas digunakan untuk jangka waktu yang lama, daya baterai terus terkuras, sehingga perlu segera diisi dayanya. Biasanya, sebelum baterai ponsel benar-benar habis, akan muncul notifikasi yang meminta agar baterai diisi ulang. Biasanya, pemberitahuan muncul ketika baterai telah ditingkatkan hingga 5 hingga 20% daya.

Banyak orang yang terus melakukan kesalahan saat melakukan isi ulang. Perilaku ini dapat mengganggu kinerja baterai. Jika hal ini terganggu maka akan berpengaruh pada sistem operasi smartphone, karena baterai merupakan komponen yang sangat penting.

Adapun waktu optimal untuk mengisi daya ponsel cerdas, itu harus antara 20% dan 30% dari jalan penuh. Jika pengisian daya terjadi saat bilah kurang dari 20% atau baterai benar-benar habis pada 0%, masa pakai baterai akan dipersingkat dan kinerja akan menurun.

Selain itu, hindari mengisi daya baterai hingga semalaman, yang disebut sebagai pengisian daya yang berlebihan. Ini sangat tidak disarankan untuk jenis smartphone tertentu, karena akan mengakibatkan hilangnya kapasitas baterai atau bahkan menyebabkan perangkat terbakar. Ini karena perangkat terus memompa arus meskipun baterai terisi penuh.

Namun, ini bukan masalah yang signifikan dengan jenis smartphone tertentu. Karena beberapa model smartphone terbaru menyertakan PMIC, atau Power Management Integrated Circuit. Sirkuit terpadunya akan mengatur arus masuk dan keluar. Saat pengisian daya terputus dan perangkat dibiarkan tidur, pengisian daya dialihkan ke mode pengisi daya tetesan, yang mempertahankan daya saat baterai penuh dan memperpanjang masa pakai baterai.

Selain itu, jumlah siklus pada baterai smartphone digunakan untuk menentukan masa pakainya. Meskipun setiap baterai ponsel cerdas memiliki kapasitas siklus yang unik, kemampuan baterai ditentukan oleh cara penggunaannya. Baterai tipikal memiliki kapasitas antara 300 dan 500 siklus. Akibatnya, hindari menguras baterai hingga nol persen untuk mempertahankan kapasitas siklusnya.

Selain itu, isi daya baterai ponsel cerdas Anda sesuai dengan kebutuhan dan penggunaan Anda. Jika aktivitas yang dilakukan tidak memerlukan pengisian daya, sebaiknya hindari melakukannya terlalu sering sepanjang hari, karena hal ini akan berpengaruh nyata pada baterai smartphone.

Exit mobile version