Ketentuan Syarat Pengajuan Kredit KUR pada Bank Mandiri, BNI dan BRI

Pekerja membuat adonan bakpia phatok di pabrik pembuatan Bakpia Phatok 25 di Yogyakarta. Bank Indonesia (BI) mengapresiasi dukungan pemerintah kepada industri perbankan dalam menyalurkan kredit kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program subsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Pekerja membuat adonan bakpia phatok di pabrik pembuatan Bakpia Phatok 25 di Yogyakarta. Bank Indonesia (BI) mengapresiasi dukungan pemerintah kepada industri perbankan dalam menyalurkan kredit kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program subsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Apakah Anda ingin mengajukan KUR tanpa menjaminkan hingga Rp. 100 juta jaminan? Perhatikan persyaratan di ketiga lembaga keuangan milik negara ini.

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang program subsidi bunga kredit usaha kecil (KUR). Tak hanya itu, pemerintah juga menaikkan pagu KUR tahun ini tanpa memerlukan agunan.

Dengan demikian, tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3% berlaku selama enam bulan mulai 1 Juli 2021 dan berakhir 31 Desember 2021. Selain itu, nilai maksimal KUR dinaikkan dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta tanpa agunan.

Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong sektor usaha mikro, kecil, dan menengah selama masa pemulihan ekonomi nasional. Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan, mengatakan dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR pada Senin, 12 Juli 2021, pemerintah menargetkan Rp. Peningkatan anggaran subsidi bunga sebesar 16,7 triliun hingga akhir tahun.

“Ada tambahan subsidi KUR senilai Rp 16,7 triliun dengan target 7,6 juta debitur,” kata Sri Mulyani. Penambahan ini membuat total anggaran subsidi KUR tahun ini menjadi Rp 31,6 triliun.

Berikut ini ringkasan persyaratan pengajuan KUR di tiga bank BUMN: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI.

BRI

Menurut situs resmi BRI, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI terbagi menjadi tiga kategori: mikro, ritel, dan TKI.

  1. KUR Mikro BRI tersedia dalam bentuk pinjaman modal kerja dan/atau investasi dengan nilai debitur maksimal Rp 25 juta.

Calon debitur harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

Individu atau bisnis yang produktif dan layak and

Calon debitur harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

Calon debitur harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: – Perorangan atau calon TKI yang akan bekerja di negara penempatan

Bank Mandiri

KUR Bank Mandiri mengenakan tingkat bunga efektif tahunan sebesar 6%. KUR di Bank Mandiri diklasifikasikan menjadi empat kategori, yaitu:

  1. KUR Mikro, dengan plafon kredit maksimal Rp25 juta dan jangka waktu pengembalian maksimal dua tahun.
  2. KUR Ritel, dengan limit kredit sampai dengan Rp. 200 juta per debitur. Pinjaman modal kerja memiliki jangka waktu maksimal tiga tahun dan pinjaman investasi memiliki jangka waktu maksimal lima tahun.
  3. Penempatan KUR TKI, dengan limit kredit maksimal Rp. 25 juta per debitur dan jangka waktu pelunasan sama dengan durasi kontrak kerja atau maksimal 12 bulan.
  4. KUR Spesial, dengan cap Rp. 25 juta menjadi Rp. 500 juta, diberikan kepada kelompok yang mengelola komoditas perkebunan rakyat, peternakan rakyat, dan perikanan rakyat secara gotong royong melalui klaster menggunakan Mitra Usaha.

Persyaratan berikut berlaku untuk aplikasi KUR Mikro dan KUR Ritel:

Persyaratan berikut berlaku saat mengajukan KUR untuk penempatan TKI:

BNI

Menurut situs resmi BNI, KUR BNI menyediakan proses pinjaman cepat untuk pinjaman antara Rp. 10 juta dan Rp. Nilai nominal 50 juta, yang dapat digunakan untuk modal kerja usaha dan investasi. Pinjaman ini dapat dilunasi dalam jangka waktu hingga 60 bulan dengan tingkat persentase tahunan rendah sebesar 6% efektif, dan tidak diperlukan agunan tambahan.

Pemohon KUR Mikro BNI Perorangan harus memenuhi persyaratan umum sebagai berikut:

  1. Kriteria pelamar:

Perorangan/perorangan atau badan usaha, dalam hal ini Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), anggota keluarga karyawan/karyawan yang berpenghasilan tetap atau bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Tenaga Kerja Indonesia yang telah pensiun bekerja di luar negeri , dan pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), yang melakukan usaha yang produktif dan layak tetapi tidak memiliki tempat tinggal tetap.

Exit mobile version