CBN Bantu Usaha Kecil Menengah Cirebon dengan Pemasaran Online

CBN Bantu Usaha Kecil Menengah Cirebon dengan Pemasaran Online

CBN Bantu Usaha Kecil Menengah Cirebon dengan Pemasaran Online

Bersama PT Mega Access Persada (FiberStar), PT Cyberindo Aditama (CBN) menyediakan akses internet broadband untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Kalitengah, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Program ini merupakan inisiatif Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk memberdayakan UMKM melalui program bantuan pemerintah dalam penyediaan layanan akses pita lebar tetap (Fixed Broadband) yang diluncurkan pada Kamis, 8 April, di GMG Nyi Mas Ayu Danawati , Desa Kalitengah, Kabupaten Cirebon.

Dedy Handoko, Chief Broadband Officer CBN, menyatakan bahwa Indonesia telah memasuki masa digitalisasi, di mana sebagian besar aktivitas sehari-hari masyarakat tidak dapat dipisahkan dari internet. Bagi UMKM, peran internet tidak diragukan lagi dapat meningkatkan produktivitas dan pemasaran, sehingga perekonomian menjadi lebih sejahtera.

“Sebagai salah satu pionir penyedia layanan internet di Indonesia, merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi CBN untuk menjadi bagian dari program Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memastikan pemerataan penyediaan koneksi internet di tanah air,” kata Dedy.

Desa Kalitengah merupakan salah satu desa UMKM unggulan Kabupaten Cirebon, dengan mayoritas penduduk bekerja di industri rumah tangga seperti produksi batik, produksi telur asin, dan e-warung.

“Beberapa penerima manfaat sudah mulai merasakan koneksi internet cepat CBN, dan ini pasti akan meningkat seiring dengan selesainya program pembangunan infrastruktur serat optik secara bertahap,” jelas Dedy.

Marvels P. Situmorang, Direktur Pengembangan Broadband Ditjen PPI Kementerian Komunikasi dan Informatika, menyatakan Direktorat Pengembangan Broadband telah membantu akses internet sejak 2018, dengan penekanan khusus pada sektor UMKM dan pariwisata. Tujuannya adalah untuk memberdayakan kedua sektor ini dan membangun jaringan infrastruktur broadband.

Selain itu, arahan Presiden RI tersebut mengharuskan infrastruktur yang ada dimaksimalkan. Untuk mewujudkannya, Kementerian Komunikasi dan Informatika menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk penyedia layanan internet. “Untuk Desa Kalitengah, kami memilih CBN sebagai penyedia internet karena kami yakin mereka akan memberikan layanan terbaik kepada penerima manfaat,” katanya.

Selain akses internet, Kemenkominfo akan memberikan pendampingan dan pelatihan bagaimana memanfaatkan internet dengan sebaik-baiknya di Desa Kalitengah. Banyak daerah lain juga menerima tingkat akses yang sama. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat.

Exit mobile version